Diskon Murah Maret – April- Mei 2015

Voucher Promo Liburan Bali

(Harga Online –hanya di WBS )

Waterbom Kuta Rp. 210.000  205.000/orang
Sewalker Rp. . 450.000  350.000/orang
Bounty Day Cruise Rp. 840.000 630.000 /orang
Odyssey Submarine Rp. 550.000 540.000 /orang
Bali Rafting Rp. 450.000 300.000 /orang
Bali Zoo Park Rp. 90.000 75.000 /orang
Bali Safari & Marine Park Rp. 135.000 130.000 /orang
Bali Bird Park Rp. 120.000 100.000 /orang
Seawalker Tanjung Benoa Rp. 700.000 400.000 /orang
Watersport Rp. 450.000 300.000 /orang
Camel Safari Rp. 275.000 265.000 /orang

Pesan Sekarang, kontak : Telp (0361)3700270,WA 087800108800, pin bb 5EBFC494


Menyaksikan Parade Ogoh – Ogoh Dari Segala Penjuru Bali

OGOH- OGOH 2013

Sebentar lagi Hari Raya Umat Hindu yaitu NYEPI telah tiba, dimana Nyepi itu sendiri berarti Sepi, namun sebelum Nyepi ada sebuah Perayaan yang berciri khas kan Patung besar berupa Kala atau sebagainya. Biasanya masyarakat Bali menyebutnya Ogoh – Ogoh. Nama Ogoh – ogoh itu sendiri diambil dari sebutan ogah-ogah dari bahasa Bali. Artinya sesuatu yang digoyang-goyangkan. Dan tahun 1983 merupakan bagian penting dalam sejarah ogoh-ogoh di Bali. Pada tahun itu mulai dibuat wujud-wujud bhuta kala berkenaan dengan ritual Nyepi di Bali. Ketika itu ada keputusan presiden yang menyatakan Nyepi sebagai hari libur nasional. Semenjak itu masyarakat mulai membuat perwujudan onggokan yang kemudian disebut ogoh-ogoh, di beberapa tempat di Denpasar. Budaya baru ini semakin menyebar ketika ogoh-ogoh diikutkan dalam Pesta Kesenian Bali ke XII. Ogoh – Ogoh ini dimaksudkan mengembalikan bhutakala ketempat asalnya.

Ogoh-ogoh sering pula digambarkan dalam wujud makhluk-makhluk yang hidup di Mayapada, Syurga dan Naraka, seperti: naga, gajah, garuda, Widyadari, bahkan dewa. Dalam perkembangannya, ada yang dibuat menyerupai orang-orang terkenal, seperti para pemimpin dunia, artis atau tokoh agama bahkan penjahat. Terkait hal ini, ada pula yang berbau politik atau SARA walaupun sebetulnya hal ini menyimpang dari prinsip dasar Ogoh-ogoh. Contohnya Ogoh-ogoh yang menggambarkan seorang teroris.

Dalam fungsi utamanya, Ogoh-ogoh sebagai representasi Bhuta Kala, dibuat menjelang Hari Nyepi dan diarak beramai-ramai keliling desa pada senja hari Pangrupukan, sehari sebelum Hari Nyepi. Menurut para cendekiawan dan praktisi Hindu Dharma, proses ini melambangkan keinsyafan manusia akan kekuatan alam semesta dan waktu yang maha dashyat. Kekuatan tersebut meliputi kekuatan Bhuana Agung (alam raya) dan Bhuana Alit (diri manusia). Dalam pandangan Tattwa (filsafat), kekuatan ini dapat mengantarkan makhluk hidup, khususnya manusia dan seluruh dunia menuju kebahagiaan atau kehancuran. Semua ini tergantung pada niat luhur manusia, sebagai makhluk Tuhan yang paling mulia dalam menjaga dirinya sendiri dan seisi dunia.

bat-banner.jpg

admin

Kenapa Memilih PT.Wisata Bali Sempurna ? 1.Informasi Detail dan cepat 2.Transaksi Mudah 3.Paket Wisata Lebih Bervariatif 4.Harga Murah 5.Terpercaya dan sudah terbukti !

Untitled Document

Spesial Info Lainya...