Diskon Murah Maret – April- Mei 2015

Voucher Promo Liburan Bali

(Harga Online –hanya di WBS )

Waterbom Kuta Rp. 210.000  205.000/orang
Sewalker Rp. . 450.000  350.000/orang
Bounty Day Cruise Rp. 840.000 630.000 /orang
Odyssey Submarine Rp. 550.000 540.000 /orang
Bali Rafting Rp. 450.000 300.000 /orang
Bali Zoo Park Rp. 90.000 75.000 /orang
Bali Safari & Marine Park Rp. 135.000 130.000 /orang
Bali Bird Park Rp. 120.000 100.000 /orang
Seawalker Tanjung Benoa Rp. 700.000 400.000 /orang
Watersport Rp. 450.000 300.000 /orang
Camel Safari Rp. 275.000 265.000 /orang

Pesan Sekarang, kontak : Telp (0361)3700270,WA 087800108800, pin bb 5EBFC494


Hutan Kera di Sangeh

Hutan Sangeh
Pada abad ke-17 pada jaman keemasan kerajaan Mengwi, I Gusti Agung Ketut Karangasem, putra dari I Gusti Agung Made Agung, mendirikan pura di tengah hutan pala yang selanjutnya di sebut Pura Bukit Sari ( Hutan yang dimaksud di sini adalah sisa campuran vegetasi yang luasnya 10,8 ha dan akan di perluas 3,169 ha ). Mitos terbentuknya hutan kera sangeh ini adalah terkait dengan terjadinya pemindahan kayu-hutan dari Gunung Agung di Karangasem ke Mengwi di Kabupaten Badung. Namun dalam perjalanan pemindahan tersebut dilihat atau diketahui oleh seseorang ( Sang ) ( yang ‘Ngeh’ dalam bahasa Bali ) sehingga akhirnya menjadi hutan di situ dengan nama ” Sangeh“. Namun, secara ilmiah, tidak di ketahui dengan pasti kapan hutan ini mulai ada, serta bagaimana asal mulanya.

Hutan pala ( Dypterocarpus Trinerpis ) ini, secara formal adalah Taman Wisata Alam,yang juga merupakan areal suci pura yang dikeramatkan oleh masyarakat desa adat Sangeh dan sekitarnya, sehingga berfungsi sakral di samping berkembang menjadi objek wisata bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Jenis kera yang hidup di Sangeh adalah Macaca Fascicularis. Kera – kera ini hidup dalam tiga kelompok ( timur,tengah dan barat ) yang akan menimbulkan konflik jika mereka menyeberang ke wilayah yang ditempati kera lainnya. Secara keseluruhan,sampai saat ini di hutan Sangeh telah berhasil diidentifikasi 22 jenis burung ( aves ), 5 jenis mamalia,3 jenis reptil,2 jenis amfibia serta 5 jenis arthropoda.

Obejk wisata Sangeh dikelola oleh pengelola khusus yang dibentuk oleh Desa Adat ( Pekraman ) Sangeh, dengan 21 tenaga pengelola. Di samping itu, mereka juga di bantu oleh staf dari Dinas kehutanan, khususnya dari Balai KSDA, serta dari Dinas peternakan Kabupaten Badung.

Objek wisata Sangeh buka tiap hari, antara pukul 07:30 pagi sampai 06:00 sore termasuk hari minggu.

PETA HUTAN SANGEH


Lihat Tanpa judul di peta yang lebih besar

bat-banner.jpg

admin

Kenapa Memilih PT.Wisata Bali Sempurna ? 1.Informasi Detail dan cepat 2.Transaksi Mudah 3.Paket Wisata Lebih Bervariatif 4.Harga Murah 5.Terpercaya dan sudah terbukti !

Untitled Document

Spesial Info Lainya...